
Banyak orang masuk ke dalam kehidupan kita, satu demi satu datang
dan pergi silih berganti. Ada yang tinggal untuk sementara waktu dan
meninggalkan jejak-jejak di dalam hati kita dan tak sedikit yang
membuat diri kita berubah.
Alkisah seorang tukang lentera di sebuah desa kecil, setiap petang
lelaki tua ini berkeliling membawa sebuah tongkat obor penyulut
lentera dan memanggul sebuah tangga kecil. Ia berjalan keliling desa
menuju ke tiang lentera dan menyandarkan tangganya pada tiang
lentera, naik dan menyulut sumbu dalam kotak kaca lentera itu hingga
menyala lalu turun, kemudian ia panggul tangganya lagi dan berjalan
menuju tiang lentera berikutnya. Read the rest of this entry »
Posted in Cerita Motivasi | No Comments »
Ingin Menyerah
February 11th, 2007
Tia sangat kecewa ketika mendapati kenyataan bahwa hampir semua
rencana yang selama ini dibuatnya ternyata tidak terlaksana. Awal
2006, rencana serupa pernah dibuatnya, tapi gagal total. Pada 2007,
kembali Tia membuat rencana yang sama, tapi baru berjalan sebulan,
belum juga terlaksana. Dia jadi putus asa dan malas. Ambil contoh salah satu rencananya yaitu ingin tidak terlambat masuk kerja. Tapi selama Januari saja dia hanya berhasil empat kali tidak terlambat. Dia merasa sangat sulit berangkat lebih pagi karena banyak yang harus dibereskan dulu.
Belum lagi rencananya untuk berolah raga lari pagi di sekitar
kompleks perumahan setiap Sabtu dan Minggu pagi, sampai kini juga
belum pernah sekalipun dilakukan. Selama ini selalu ada saja
alasannya. Yang masih mengantuklah, yang capailah, yang sedang
kurang enak badanlah, yang mau ke pasar, dan setumpuk alasan lain.






No comments:
Post a Comment